Desa Laban Gelar Capacity Building Perdana untuk RT, RW & BPD di Magelang

Kegiatan diikuti RT, RW, dan BPD se-Desa Laban dengan penuh antusiasme.

RELASIPUBLIK.OR.ID, SUKOHARJO  || Untuk pertama kalinya, Desa Laban Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, menyelenggarakan kegiatan Capacity Building bagi RT, RW, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (28/9/2025) di Magelang dengan rangkaian acara pembekalan hingga kegiatan luar ruang yang penuh kebersamaan.

Rombongan berangkat dari Balai Desa Laban sekitar pukul 06.30 WIB dengan tujuan utama Resto Pesona Rejosari. Setelah menempuh perjalanan dua setengah jam, peserta disambut dengan teh dan snack sebelum memulai acara inti.

Kepala Desa Laban, Sugianto, menjadi pembicara pertama. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya forum mandiri bagi RT dan RW di luar forum resmi desa. “RT dan RW perlu punya wadah tersendiri untuk saling bertukar pikiran, agar koordinasi lebih cepat dan desa semakin maju,” ujarnya.

BACA JUGA :  Korupsi Pengadaan Sapi di Lampung Timur? KAMPUD Sebut Ada Dugaan Kongkalikong & Mark-Up Harga

Ketua BPD, Suparto, juga memberi dukungan penuh. Ia menyatakan siap bersinergi dengan program pemerintah desa agar pembangunan dapat berjalan lebih terarah. Dukungan ini semakin ditegaskan oleh Camat Mojolaban yang diwakili Kasi Pemerintahan, Ari Nugroho, S.Kom., MM. Ia menjelaskan isi Peraturan Bupati Sukoharjo Nomor 40 Tahun 2019 serta Permendagri Nomor 18 Tahun 2018, yang menempatkan RT, RW, dan BPD sebagai elemen vital pembangunan desa.

BACA JUGA :  Semarak HUT Kemerdekaan RI di Mojorejo: Jalan Sehat, Ratusan Doorprize hingga Kepala Sapi

Selain itu, Triyono, S.Pd., selaku pendamping desa, memberikan pembekalan tentang tata cara penyusunan RKP Desa dan mekanisme pembangunan. Materi ini diharapkan bisa menjadi bekal bagi RT, RW, dan BPD dalam menjalankan fungsi dan perannya.

Selepas ISOMA, peserta mengikuti kegiatan rafting di Sungai Elo sepanjang 12 km. Suasana menjadi semakin cair ketika seluruh peserta, meski berusia beragam, tampak antusias menyusuri arus sungai. Banyak di antaranya saling melempar air dan bersenda gurau, menunjukkan semangat kebersamaan tanpa melihat jabatan maupun usia.

BACA JUGA :  Pesantren dan Masjid Agung Demak Terima Qurban Langsung dari Presiden Prabowo

Acara kemudian ditutup dengan hiburan musik orgen tunggal, makan malam bersama, dan shalat Magrib berjamaah sebelum rombongan kembali ke Desa Laban. Kegiatan ini menjadi momentum berharga dalam sejarah Desa Laban, karena untuk pertama kalinya RT, RW, dan BPD dapat berkumpul dalam forum Capacity Building yang menyatukan visi menuju kemajuan desa. (Nop)

Komentar