Gudang Tertutup di Semarang Diduga Jadi Sarang Mafia Solar, Warga Resah

Aktivitas truk tangki pada malam hari di kawasan Genuk picu kecurigaan adanya praktik distribusi BBM subsidi ilegal

RELASIPUBLIK.OR.ID, SEMARANG  || Sebuah gudang tertutup di kawasan industri Genuk, Kota Semarang, menjadi sorotan warga setelah terpantau adanya aktivitas mencurigakan yang berlangsung secara rutin pada malam hingga dini hari. Pergerakan truk tangki yang keluar masuk lokasi tersebut memicu dugaan adanya praktik penyelewengan solar subsidi.

Warga sekitar menyebut aktivitas kendaraan besar di gudang yang berada di wilayah Genuksari, Kecamatan Genuk itu kerap terjadi di luar jam operasional normal. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena dilakukan secara tertutup dan minim pengawasan.

“Kalau malam justru ramai, truk tangki sering keluar masuk. Tapi siang hari seperti tidak ada kegiatan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan identitasnya.

BACA JUGA :  Warga RW 03 Dan RW 05 Cijengir Meriah kan Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Pengajian Dua Bulanan : Pentingnya Silaturahmi Antar Warga

Fenomena ini memunculkan dugaan bahwa gudang tersebut digunakan sebagai tempat distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang tidak sesuai peruntukan. Solar subsidi sendiri sejatinya dialokasikan untuk sektor tertentu seperti transportasi umum, nelayan, dan pelaku usaha kecil.

Jika dugaan penyelewengan ini benar, praktik tersebut berpotensi merugikan negara sekaligus mengganggu ketersediaan BBM bagi masyarakat yang berhak. Selain itu, distribusi ilegal juga dapat menciptakan ketimpangan di sektor energi.

BACA JUGA :  Polres Jepara Tahan Oknum Debt Collector Pelaku Pengeroyokan Anggota GRIB

Informasi yang berkembang di lapangan juga menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum berinisial “W” dan “I”. Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait kebenaran informasi tersebut.

Pengamat energi menilai, praktik mafia BBM subsidi kerap terjadi secara terorganisir dan sulit terdeteksi jika tidak ada pengawasan ketat. Oleh karena itu, diperlukan langkah cepat dari aparat untuk melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan tidak terjadi pelanggaran hukum.

Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan menyelidiki aktivitas di gudang tersebut. Mereka menilai, tindakan tegas diperlukan agar tidak terjadi praktik ilegal yang merugikan masyarakat luas.

BACA JUGA :  Polemik SPBU 14.282.683 Pekanbaru, Dalih Amal atau Modus Lancarkan Mafia BBM?

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan untuk memperoleh informasi yang akurat dan berimbang.

Penegasan Redaksi:

Informasi dalam berita ini masih bersifat dugaan dan dalam proses penelusuran lebih lanjut. Penyebutan inisial dilakukan untuk menjaga asas praduga tak bersalah. Redaksi akan memperbarui informasi sesuai perkembangan terbaru. ( Tim )

Komentar